0

Bedah Mulut: Tumor/Neoplasma? Odontogen/Non Odontogen?

Ameloblastoma (Mohanty et al., 2013 (link)

Apa itu tumor?
Secara harafiah, tumor merupakan setiap pembengkakan. Namun, gak semua tumor bersifat neoplastik. Tumor yang non neoplastik contohnya hiperplasia (e.g. iritasi fibroma, epulis gravidarum, epulis granulomatosa)

Apa perbedaan tumor yang neoplastik dan non neoplastik?
Neoplastik — 
penyebabnya sering tidak diketahui
Non neoplastik —
1. Penyebab biasanya diketahui. Contoh: epulis fisuratum karena ill-fitting denture, epulis fibromatosa karena sisa akar yang tajam atau bisa juga karena karies proksimal, dllsbg.
2. Apabila kausa dihilangkan, pertumbuhan bisa berhenti, bahkan hilang => karena dia ini merupakan suatu bentuk pertumbuhan yang reaktif (remember! ada aksi -> terjadi reaksi)

Tapi.. dalam perkembangan bidang onkologi, tumor merupakan istilah klinis untuk lesi neoplastik.

Tumor/Neoplasma ada 2 macam:
1. Jinak (e.g. ameloblastoma)
2. Ganas (e.g. squamous cell carcinoma)

Tumor non odontogenik (Primary non-odontogenic neoplasm of bone)
primary?  Ya, lesi ini bukan lesi metastatik atau sekunder, yakni lesi ini terjadi pada rahang bukan karena metastase dari thyroid, paru, mammae, dkk
bisakah tumor odontogen dan non odontogen dibedakan secara klinis?
SULIT.. Tapi, tumor non odontogen memang sih lebih jarang dibanding tumor odontogen.

Tumor odontogen sendiri berasal dari sisa-sisa jaringan pembentuk gigi, bukan dari gigi-gigi peranen yang udah terbentuk. Pada proses pembentukan gigi, jaringan yang gak berfungsi seharusnya mengalami kematian terprogram (apoptosis), tapi.. jaringan-jaringan pembentuk gigi yang gak apoptosis (remnant) bisa berproliferasi jadi tumor, kista
contohnya.. AMELOBLASTOMA.. Ameloblastoma ini penyebabnya ya karena sisa” jaringan odontogen tersebut

Jadi, untuk menentukan apakah tumor itu odontogen atau non odontogen, perlu pemeriksaan mikroskopik (HPA). 

File:Ameloblastoma - very high mag.jpg

HPA Ameloblastoma (dari: https://commons.wikimedia.org)

La trus, kita sebagai dokter gigi harus gimana sebelum melakukan pemeriksaan mikroskopik?
KATAKAN:
“Ini merupakan tumor/neoplasma rahang kesan jinak, kecurigaan/suspect ameloblastoma (/ossifying fibroma)”
kenapa begitu?
Karena menurut literatur, 80% tumor pada rahang ialah tumor odontogen, dan 80% dari tumor odontogen tsb ialah ameloblastoma. Sisanya merupakan primary non odontogenic tumor, dengan presentase terbesar ialah ossifying fibroma.

Jadi nggak boleh langsung cus diagnosa itu masalahnya sblm ditunjang dengan pemeriksaan penunjang ini.

sekilas tentang Tumor epithelial odontogenik
Ameloblastoma

-paling sering
-biasanya di angulus
-agresif dibandingkan AOT (adenomatoid odontogenic tumor), CEOT (calcifying epithelial odontogenic tumor).. Maka penanganannya beda
kalo CEOT –> dikerok/kuret aja bisa karena dia berkapsul
sedangkan AMELOBLASTOMA perlu reseksi rahang, bukan kuret, karena dia gak berkapsul, dan juga infiltrasi ke jaringan sekitar. Kalo dikuret aja maka bisa recurrent (kambuh)

Sekian.. Materi di atas dari kuliah BM, diajar oleh dosen saya yang merupakan wisudawan terbaik S3 I.Ked Unair. WOW. Sayang kalo gak dishare, I really like the way my teacher taught this, so ngorek otak haha..
semoga bermanfaat!!

Next post: Konservasi Gigi:direct & indirect veneering. COMING SOON ye!!